Perubahan jadwal jam pertandingan Persebaya vs Persija

Duel panas yang akan mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta harus mengalami perubahan jadwal yang sebelumnya sudah ditetapkan. Laga pekan ke-29 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak itu sedianya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu malam (4/11/2018) pada pukul 18.30 WIB.
Namun, dari pihak Polrestabes ternyata memberikan rekomendasi agar laga itu digelar di saat sore hari dikarenakan alasan faktor keamanan. Saat itu juga, Panpel Persebaya pun kemudian langsung mengirim surat kepada PT LIB untuk melakukan perubahan jadwal tersebut.
“Teman-teman panpel sudah melayangkan surat ke PT LIB. Berdasarkan rekomendasi dari Polrestabes Surabaya, kick-off pertandingan itu dimajukan pada pukul 15.30 WIB. Dan itu sudah disetujui oleh PT LIB,” kata manajer Persebaya yaitu Candra Wahyudi.
Dari laga panas ini telah berhasil untuk menyedot animo banyak para supporter Persebaya yaitu Bonek. Sebab, tiket untuk menonton pertandingan ini sudah dinyatakan full-booked, dipesan oleh para supporter yang ingin melihat langsung pertandingan tersebut. Duel panas ini merupakan dua klub yang berasal dari dua kota terbesar yang memang sudah ditunggu-tunggu oleh masing-masing para supporternya.
Persebaya dan juga Persija adalah klub di Liga 1 yang sama-sama memiliki sejarah panjang di Indonesia. Keduanya merupakan kolektor dari gelar liga kasta tertinggi di Indonesia pada sejak era Perserikatan.
Diketahui bahwa Persebaya telah mengoleksi enam gelar juara Perserikatan, sementara untuk Persija lebih banyak yaitu dengan sembilan gelar juara. Itu juga masih ditambah untuk Persebaya dengan Ligina 1996/1997 dan Divisi Utama 2004 sedangkan Persija pernah menjuara Divisi Utama 2001.
“Ini mungkin terkait dengan keamanan karena tiket sudah penuh. Saya lihat antusiasme Bonek sangat besar untuk menonton laga ini. Nanti PT LIB juga harus koordinasi dengan siaran televisi karena perubahan ini,” imbuh Candra.
Memang sudah sejak lama duel antara Persebaya melawan Persija menyedot perhatian public dari Surabaya dan juga Jakarta. Kedua tim tersebut sudah beberapa kali terlibat dengan persaingan juara sejak era Perserikatan dalam partai final.