Pep Guardiola Tidak Akan Mementingkan Soal Poin

Pep Guardiola Tidak Akan Mementingkan Soal PoinSetelah berhasil mejuarai Premier League dengan rekor 19 poin lebih, pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku dirinya tidak akan memfokuskan diri dalam memecahkan rekor lagi.

Pep Guardiola merasa strategi untuk mendapatkan poin yang banyak merupakan kesalahan untuk Manchester City. Sang pelatih lebih memilih untuk menjagal gelar Premier League yang sudah dipegang City.
Tidak ada tim yang berhasil memenangkan Premier League secara dua kali setelah keberhasilan Manchester United yang dipimpin Alex Ferguson pada tahun 2008-2009. City sendiri sebelumnya sudah gagal dua kali dalam pencobaan menjaga gelar.
City berhasil memenangkan liga musim lalu dengan memimpin 19 point. Kemenangan tersebut merepuakan kemenangan Guardiola selama dirinya menjadi pelatih.
Tetapi sang pelatih mengaku dirinya tidak termotivasi untuk menciptakan rekor lainnya dalam tubuh Manchester City.
“Itu bukanlah intinya. Saya tidak ada disini untuk mengatakan kita akan menang dengan 20 poin,” Ucap Guardiola yang dilansir dari FourFourTwo.
“Untuk berkembang adalah untuk melihat tim bermain lebih baik dan pemain menjadi lebih bagus, tetapi musuh juga akan lebih baik.”

Guardiola mengaku tidak perlu mendapatkan poin yang besar dan memenangi berbagai hal hanya untuk menjadi tim yang lebih baik. Dirinya yakin suatu tim dapat berkembang bahkan tanpa perlu memenangi pertandingan.
“Dua musim yang lalu, Antonio Conte memenangi Premier League dan setelah itu kami menang dengan 30 poin lebih dari pada Chelsea.”
”Apa yang terjadi musim lalu, kami telah belajar dan kami tau apa yang harus dilakukan. Untuk berkembang bukanlah soal poin atau statistic, terkadang anda bisa bermain lebih baik tanpa perlu menang.”

Guardiola mengaku dirinya tidak ingin mencoba mendapatkan poin yang sangat tinggi. Hanya satu poin lebih saja sudah cukup baginya, karena sang pelatih yakin poin bukanlah segalanya dalam Premier League.
“Tim yang lain bergerak naik dan turun, kami akan mencoba untuk menang dengan satu poin lebih dari pada yang lain.”
Musim lalu terdapat konsekuensi terhadap berbagai hal, rekor yang akan kami pecahkan, tetapi merupakan kesalahan besar untuk berpikiran soal poin hari demi hari.”

“Hari ini kami berlatih, kami berlatih dengan baik, itulah tujuannya. Merupakan kesalahan besar untuk berpikir soal musim lalu dan berpikir kami akan menang.”
“Mungkin dalam proses kami menang, mungkin kami tidak menang. Jangan berpikir terlalu banyak soal menjaga gelar, belajar dan berkembang terhadap apa yang kami lakukan pada musim lalu dan anda akan melihat hasilnya.”