Gaya Penalti Pogba Menjadi Sorotan

Eksekusi penalti yang dilakukan oleh Paul Pogba ketika jalani kompetisi kontra Everton gagal walau hingga akhirnya bola muntah dikonversi berbuah gol. Gaya Pogba ketika menendang penalti pun menjadi sorotan.
Manchester United berhasil meraih kemenangan dengan perolehan skor 2-1 ketika menjalani kompetisi kontra Everton pada minggu ke-10 Liga Inggris. Pada kompetisi yang dilangsungkan di Old Trafford, pada hari Minggu (28/10/2018) malam WIB, perolehan gol Manchester United dijebolkan oleh pemain Pogba dan Anthony Martial.
Gol Pogba pada menit ke-27 bermula dari sebuah eksekusi penalti. Sepakan Pogba yang pada mulanya ditepis oleh Jordan Pickford, akan tetapi bola muntah langsung dimanfaatkan oleh sang gelandang Prancis tersebut.
Gaya Pogba pada saat mengeksekusi penalti pun disorot. Dirinya tampak cukup lama dalam mengambil ancang-ancang. BBC mencatat terdapat sebanyak 26 langkah yang dilakukan Pogba selama lari-lari kecil sebelum akhirnya dirinya melakukan sentuhan akhir pada bola.
Ini menjadi kedua kalinya eksekusi penalti Pogba gagal pada musim ini. Di kompetisi kontra Burnley, sepakan penalti Pogba digagalkan oleh Joe Hart. Pada kompetisi itu, Pogba mengambil 18 langkah ketika melakukan lari-lari kecilnya pada saat ancang-ancang menjebolkan bola ke gawang.
“Saya merasa sangat beruntung. Yang terpenting ialah bolanya dapat bersarang ke gawang dan saya menorehkan gol, oke bagi kami dan saya sendiri. Berikutnya kami terus melaju dan memiliki kesempatan lain, yang terpenting ialah dapat meraih kemenangan,” papar Pogba.
“Saya kerap mencoba dalam membuat sang penjaga gawang goyah. Mungkin mereka mengetahui bagaimana saya mengeksekusi sebuah penalti. Mungkin saya mesti berlatih dalam merubahnya, jika sang kiper mengetahui langkah saya,” imbuhnya.
Pelatih MU, Jose Mourinho, mengapresiasi tentang keberanian Pogba dalam mengeksekusi penalti. Akan tetapi Mourinho juga tidak menyangkal jika Pogba butuh untuk memperbaiki gaya penaltinya.
“Kiper mengetahui gaya ancang-ancangnya, mereka tak bergerak dan menunggu hingga detik terakhir dirinya membuat keputusannya. Maka dirinya mesti belajar dari itu,” kata Mourinho.
“Namun bagi saya yang paling penting ialah dirinya ingin mencoba lagi. Mungkin dirinya mesti merubah pendekatannya, namun saya tak mau dirinya merubah pendekatan mentalnya.”
“Penjaga gawangnya juga oke dalam menggagalkan penalti, maka berikan kredit kepadanya. Dirinya memperlihatkannya di ajang Piala Dunia,” imbuh Mourinho.