Massimo Mauro Yakin Pogba Akan Ke Juventus

Legenda dari klub sepakbola Juventus yang bernama Massimo Mauro sangat yakin jika pemain dari skuad Manchester United Paul Pogba akan dapat kembali ke Old Lady sesudah hubungannya dengan Jose Mourinho semakin memburuk.
Juventus memperoleh pemain Pogba gratis dari Setan Merah ditahun 2012 yang lalu. Pemain Prancis tersebut kemudian juga berhasil masuk ke dalam skuad inti dan jadi salah satu gelandang terbaik di Italia. Keberhasilan yang diperoleh oleh Pogba tersebut membuat United memilih untuk membeli kembali sang pemain pada tahun 2016 silam. Pogba pada waktu itu kembali ke Old Trafford dengan status gelandang termahal dunia.
Tetapi hubungan Pogba untuk sekarang ini dengan Mourinho memang diberitakan kian memburuk oleh karenanya dirinya juga sangat sering dihubungkan dengan pintu keluar dari Old Trafford. Dengan keadaan Pogba sekarang ini, Mauro juga dapat melihat pemain yang menginjak usia 25 tahun tersebut akan kembali ke Allianz Stadium.
“Kelihatannya Pogba yang kembali ke Juventus akan menjadi kenyataan,” papar Massimo Mauro.
“Dan yang pastinya Juventus memang harus ajukan tawaran besar bila mereka mempunyai keinginan untuk merekrut dia kembali dan saya tak yakin jika transaksi ini akan dapat dijalankan di bulan Januari lantaran memang tak akan mudah untuk membeli pemain dengan kualitasnya dimusim dingin.”
Mauro benar-benar percaya jika Pogba akan dapat posisi dalam skuad utama Juventus. Dengan datangnya gelandang yang berasal dari Prancis tersebut juga akan bisa membantu Bianconeri mencapai target mereka.
“Well, bila Anda memang tak memerlukan dirinya, saya akan membawa dia pergi. Guys, dia Pogba! Mendapatkan dirinya lagi akan jadi langkah yang penting pada laga untuk mendaptkan juara dari semua target yang Juve inginkan pada musim ini.” Tuntas Massimo Mauro.

Harry Maguire Tak Ingin Tinggalkan Leicester City

Bek dari skuad Leicester City, Harry Maguire mengungkapkan dia memperoleh sederet tawaran dari skuad papan atas Manchester United. Namun akhirnya dia memilih untuk tetap berasa leicester lantaran merasa berhutang budi dengan skuad yang mengasuhnya.
Maguire memperlihatkan penampilannya dengan timnas Inggris dalam Piala Dunia 2018 yang lalu. Dan dari penampilan luar biasanya dijantung pertahanan, klub yang diasuh oleh Gareth Southgate tersebut akhirnya berhasil melampaui ekspektasi dengan berhasil masuk kebabak semifinal.
Dan dari waktu itu gelandang yang berusia 25 tahun tersebut akhirnya mendapatkan sederet tawaran dari klub papan atas. Salah satunya yakni klub sepakbola Manchester United yang dipercaya jika dirinya sempat berikan penawaran menjelang penutupan bursa transfer yang lalu.
Harry Maguire sendiri juga mengungkapkan jika dia memperoleh sederet tawaran dari skuad lain, dan dirinya juga sempat bicarakan hal tersebut dengan manajemen. Pihak skuad mengungkapkan mereka tidak mempunyai recana untuk melepasnya, dan dirinya akhirnya menghormati keputusan tersebut.
“yang pastinya bermain dalam Piala Dunia, jika sukses seperti kami, maka anda juga akan menjadi pemain incaran. Hal tersebut memang bagian dari permainan,” papar Maguire.
“Saya sudah berdiskusi dengan skuad saya Leicester sesudah berhasil mendapat ketertarikan dari skuad, dan mereka juga mengungkapkan jika saya tak dijual. Saya menghormati keputusan yang mereka buat,” sambung dirinya.
Harry Maguire mengungkapkan jika dirinya tak bisa lupa dengan jasa Leicester City yang sudah mengasuhnya sampai dapat tampil dalam Piala Dunia. Dikarenakan berhutang budi, dirinya akhirnya putuskan untuk setia bersama The Foxes.

Mariano Diaz Ambil Nomor Punggung Ronaldo

Penyerang baru dari klub sepakbola Real Madrid, Mariano Diaz tak merubah keputusan dirinya yang memakai nomor punggung keramat tujuh di Real Madrid. Mariano mengatakan jika dirinya sudah siap untuk mengemban tanggung jawab moral yang dipunyai nomor itu.
Real Madrid sekarang ini telah membeli kembali Mariano Diaz dari Olympique Lyon. Mereka mengeluarkan dana yang hingga 30 Juta Euro untuk bisa memperoleh jasa dari penyerang yang berasal dari Republik Dominika itu.
Pada perkenalan dirinya ke publik Bernabeu lalu, nomor punggung yang diambil oleh Diaz akhirnya sudah diungkap. Dirinya memilih untuk mengambil nomor punggung 7 yang sebelum dirinya memang dikenakan oleh pemain kelas atas Cristiano Ronaldo.
Diaz sendiri juga tak merasakan kegentaran dengan dirinya yang mengenakan nomor keramat dari Ronaldo itu. “untuk diri saya, nomor punggung bukan sebuah hal yang paling penting,” papar diaz. Mariano Diaz mengatakan jika nomor punggung tujuh memang bukanlah nomor punggung yang biasa saja, oleh dirinya juga sangat siap untuk mengemban tanggung jawab moral dengan menggunakan nomor punggung tersebut.
“Nomor punggung tersebut merupakan sebuah tantangan yang sangat besar.”
“mengunakan nomor punggung yang sama dengan yang telah dipakai oleh sederet legenda seperti Emilio Butragueno dan gelandang kelas dunia yang lainnya adalah sebuah kebanggaan tersendiri untuk saya.”
Mariano Diaz sudah bertekad dirinya akan memberikan yang terbaik supaya dapat memperoleh banyak kesuksesan bersama dengan tim ibukota Spanyol itu.
“Saya memang sangat antusias dengan skuad yang saya bela ini. Saya merasakan kebebasan disini dan saya memang benar-benar bahagia menggunakan nomor punggung tujuh. Semoga saya dapat mempersembahkan banyak hal bagi tim ini.” Tutup dirinya.

Platini Heran Dengan Perginya Cristiano Ronaldo Dari Madrid

Platini Heran Dengan Perginya Cristiano Ronaldo Dari Madrid

Sang pemain legenda sepakbola Prancis Michel Platini tidak dapat mengerti dengan apa yang menjadi keputusan Cristiano Ronaldo untuk hengkang dari Real Madrid, dan berlabuh ke Juventus.

Ronaldo hengkang dari klub Madrid pada musim panas tahun ini untuk mencoba menjalani tantangan baru dalam hidupnya dengan Juventus. Dengan biaya transfer yang mencapai 100 juta euro, dan membuatnya menjadi pemain paling mahal dengan pemain yang berusia diatas 30 tahun.

Namun, keputusan dirinya untuk hengkang dari Madrid menjadi hal yang cukup aneh menurut Platini. Dengan umurnya yang sudah mencapai 33 tahun dan kenyataannya jika dia baru meraih kemenangan dengan sebanyak tiga titel Liga Champions secara berturut-turut, Ronaldo tengah menikmati masa terbaiknya.

“Saya rasa sangat aneh jika pemain yang berusia 33 tahun hengkang dari Real Madrid-nya, yang sebagaimana bergabung dengan Madrid sudah meraih kemenangan sebanyak tiga Liga Champions secara berturut-turut, demi untuk merasakan tantangan baru,” papar Platini.

“Pada saat saya sudah berusia 32 tahun banyak tim yang meminati saya, namun saya sudah angkat sepatu sebab saya sudah lelah. Saya tidak mengerti dengan hengkangnya dia ini,” ujar eks pemain Juventus dan mantan Presiden UEFA ini.

Ronaldo yang berhasil meraih kemenangan sebanyak empat gelar Liga Champions selama dirinya 9 musim berada di Madrid, ditambah lagi dengan masing-masing dua piala di ajang La Liga, Copa del Rey, trophy Piala Super Spanyol, serta trophy Super Eropa. Sang bintang berpaspor Portugal ini juga meraih kemenangan sebanyak tiga gelar Piala Dunia Antarklub.

Gagalnya Nabil Fekir Hengkang Ke Liverpool Sudah Dilupakan

Gagalnya Nabil Fekir Hengkang Ke Liverpool Sudah DilupakanNabil Fekir ternyata sudah move on dari kegagalannya hengkang ke kubu Liverpool. Namun, apa menjadi sebab dari proses transfer tersebut gagal dilaksanakan?

Fekir hampir hengkang ke Liverpool pada musim panas ini. Sang pemain yang berusia 25 tahun tersebut dinyatakan sudah siap untuk mengganti jersey. Namun, proses negosiasi ternyata mengalam masalah dan proses transfer pun gagal dilaksanakan. Lyon ketika menjalani proses negosiasi mengatakan jika mereka tidak akan meneruskan negosiasi dengan klub Liverpool.

Beritanya, transfer tersebut mengalam kegagalan sebab Liverpool meminta klausul mengenai kondisi fisik Fekir yang sempat mengalami cedera ligamen lutut. Klub berjuluk The Reds merasa khawatir cedera Fekir akan kembali kambuh.

Kegagalan transfer tersebut sempat menyebabkan Fekir depresi dan seakan susah untuk menerima fakta jika dirinya tak jadi mengenakan jersey merah-merah. Setelah selama dua bulan lamanya ia tutup mulutm, Fekir akhirnya memberikan komentar mengenai hal itu. Apa katanya?

“Benar, memang gagal saya untuk hengkang ke Liverpool itu menyebabkan luka kepada saya. Hal-hal semacam itu sering kali terjadi. Semacam itulah yang terjadi,. Kami mesti secepatnya move on. Hal semacam itu sudah menjadi hal yang biasa,” papar Fekir.

“Saya sudah mengetahui banyak rumor yang tersebar. Cuma Liverpool yang mengetahui apa alasan sebenarnya,” lanjut Kapten Lyon tersebut.

Fekir pun akhirnya menjalani kompetisi laga perdana dengan Lyon pada musim ini ketika berhasil membungkam Strasbourg 2-0. Fekir pun mengatakan dirinya merasa senang dan mungkin saja bakal menandatangani perjanjian kontrak baru.

“Masalah masa depan saya? Saya merupakan pemainnya Lyon dan bakal bertahan. Mengetahui masalah kontrak baru, tunggu dan lihat saja nanti! Mengapa tidak? Saya merupakan pemain Lyon, saya masih sangat baik disini.”

“Benar adanya hal tersebut sempat terjadi di musim panas kemarin, namun terdapat musim baru dengan Lyon yang mesti saya jalani dan saya merasa bahagia dapat terlibat,” tutup Fekir.

Liverpool Bisa Menjadi Juara Liga Inggris

Mantan pemain Liverpool sekaligus pengamat bola, mengaku dirinya sedang optimis dengan klubnya Phil Thomspon. Dirinya yakin The Reds memiliki peluang yang besar pada musim ini untuk menjadi juara Liga Inggris karena berhasil mendatangkan Alisson Becker pada musim panas ini.

Bagian penjaga gawang memang sudah menjadi masalah tersendiri bagi Liverpool pada musim lalu. Dua kiper mereka, Loris Karis dan Simon Mignolet sering melakukan kesahalan yang bersifat fatal dan mengakibatkan mereka gagal mendapatkan gelar Liga Champions musim lalu.

Dan pada musim panas ini Klopp berusaha untuk mengatasi masalah tersebut. Dirinya sudah membuat klub mengeluarkan uang sebesar 68 juta Pounds demi mendapatkan Alisson Becker dari AS Roma.

Berkat hal tersebut Thompson jadi percaya diri kesempatan Liverpool untuk menjadi pemenang berkat datangnya Alisson ke tim.

“Apa yang kami benar-benar senangi dari hal tersebut adalah situasi penjaga gawang Liverpool yang berhasil mereka selesaikan.” Ucap Thompson ketika diwawancarai Sky Sports.

Thomspon menganggap bahwa Klopp benar-benar sadar soal masalah penjaga gawang mereka. Yang mana jika tidak cepat diselesaikan maka Liverpool tidak akan dapat menjadi juara Liga Inggris.

“Jurgen benar-benar protektif dalam menjaga kedua kipernya – terutama setelah akhir final Liga Champions. Tetapi kita semua tau bahwa masalah ini harus diselesaikan, harus ada perubahan.”
“Mereka adalah kiper yang baik tetapi apakah mereka memang hebat?”

“Sekarang dia berhasil, dan dia menghabiskan uang yang sangat-sangat besar. Pembelian tersebut merupakan rekor dunia hingga kemarin dan hal tersebut meningkatkan semangat semua orang, tidak hanya para fans tetapi juga tim dan pemain.”
“Karius mungkin tidak akan senang dengan hal tersebut, tetapi begitulah sepakbola.”

Thompson sendiri yakin sosok Alisson merupakan kiper yang memiliki kualitas dan dapat membawa perubahan dalam tim.

“Kita semua tau bagaimana hebatnya David De Gea ketika bermain di Manchester United dan poin yang telah dirinya selamatkan.”

“Alisson dapat melakukan hal tersebut di Liverpool, karena sejujurnya kami telah berada disana bersama Manchester City dengan cukup mudah tetapi area tersebut merupakan area yang perlu ditangani.”
“Anak ini telah menyingkirkan Ederson dari pemain timnas, jadi dia adalah kiper yang hebat.”
“Jika dia berhasil, menjalankan tugasnya dan memberi kita poin, maka saya pikir dengang segala yang kami miliki hal tersebut bisa menjadi posisi yang sangat baik untuknya.”

Tidak Perlu Diucapkan, Juara EPL Sudah Bisa Dilihat Pada November

Tidak Perlu Diucapkan, Juara EPL Sudah Bisa Dilihat Pada November

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho menolak untuk membahas soal kekuatan yang dimiliki timnya saat ini serta keinginan mereka untuk menjadi juara Premier League musim ini. Mourinho hanya mengatakan segala pertanyaan tersebut akan terjawab dengan sendirinya pada November dan Desember mendatang.

Akhir-akhir ini Mourinho kerap di tanyakan soal kemungkinan Manchester United menjadi juara pada musim ini. Pertanyaan tersebut muncul karena situasi The Red Devils yang sering membuat sang pelatih kecewa mulai dari masa pramusim hingga beberapa hari ini.
Kemudian setelah itu, Mourinho juga sempat kesal karena klubnya tak kunjung dapat mendatangkan pemain yang diinginkannya. Meskipun begitu Mourinho sepertinya memiliki rencana lain dalam menghadapi semuanya ini, karena dirinya mengatakan kepada orang-orang untuk menunggu beberapa bulan saja untuk melihat hasilnya.
Mourinho sepertinya tidak peduli lagi dengan segala kejadian yang terjadi, dirinya hanya ingin langsung turun kelapangan dan melatih para pemainnya. Dirinya mengaku calon juara musim ini akan mulai terlihat pada tiga atau empat bulan ke depan.

Setelah pada musim lalu MU berhasil menjadi runner up Premier League, tidak heran lagi jika pada musim ini mereka mendapatkan espektasi yang lebih besar lagi. Akan tetapi Mourinho tidak ingin berbicara mengenai hal tersebut dan menyuruh untuk menunggu saja.
“Pada akhir bulan November atau Desember, anda tidak akan perlu kata-kata lagi, anda akan melihat pada saat itu tim mana yang akan menjadi kandidat pemenang Premier League.”Ucap Mourinho yang dilansir dari The Mirror.
“Pada saat ini, kata-kata tidak penting. Mari bermain sepakbola dan lihat hasilnya pada akhir November atau Desember. Anda kemudian akan melihat tim mana yang menjadi kandidat.”

Mourinho tidak ingin membeberkan target Man United musim ini. Akan tetapi sang pelatih sedang fokus untuk menghadapi laga perdana MU pada musim ini. Yang mana kita tau MU akan menjamu Leicester City pada hari jumat waktu setempat.
“Targetnya adalah pertandingan melawan Leicester dan taktik yang akan diganti. Pada Championship Manager (Game Komputer), anda hanya perlu menekan tombol. Di sepakbola, anda membutuhkan waktu untuk bekerja dan pemain dilapangan yang dapat bekerja dan kami tidak memiliki hal tersebut sampai sekarang.”
“Saya sudah bilang kepada anda pada masa pramusim. Saat itu saya seperti mengatakan sesuatu yang benar-benar tidak pantas, sesuatu yang gila. Tetapi sayak akan mengucapkan lagi: Pramusim itu sulit ketika anda tidak memiliki pemain yang dapat dimainkan. Semudah itu.”

Pep Guardiola Tidak Akan Mementingkan Soal Poin

Pep Guardiola Tidak Akan Mementingkan Soal PoinSetelah berhasil mejuarai Premier League dengan rekor 19 poin lebih, pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku dirinya tidak akan memfokuskan diri dalam memecahkan rekor lagi.

Pep Guardiola merasa strategi untuk mendapatkan poin yang banyak merupakan kesalahan untuk Manchester City. Sang pelatih lebih memilih untuk menjagal gelar Premier League yang sudah dipegang City.
Tidak ada tim yang berhasil memenangkan Premier League secara dua kali setelah keberhasilan Manchester United yang dipimpin Alex Ferguson pada tahun 2008-2009. City sendiri sebelumnya sudah gagal dua kali dalam pencobaan menjaga gelar.
City berhasil memenangkan liga musim lalu dengan memimpin 19 point. Kemenangan tersebut merepuakan kemenangan Guardiola selama dirinya menjadi pelatih.
Tetapi sang pelatih mengaku dirinya tidak termotivasi untuk menciptakan rekor lainnya dalam tubuh Manchester City.
“Itu bukanlah intinya. Saya tidak ada disini untuk mengatakan kita akan menang dengan 20 poin,” Ucap Guardiola yang dilansir dari FourFourTwo.
“Untuk berkembang adalah untuk melihat tim bermain lebih baik dan pemain menjadi lebih bagus, tetapi musuh juga akan lebih baik.”

Guardiola mengaku tidak perlu mendapatkan poin yang besar dan memenangi berbagai hal hanya untuk menjadi tim yang lebih baik. Dirinya yakin suatu tim dapat berkembang bahkan tanpa perlu memenangi pertandingan.
“Dua musim yang lalu, Antonio Conte memenangi Premier League dan setelah itu kami menang dengan 30 poin lebih dari pada Chelsea.”
”Apa yang terjadi musim lalu, kami telah belajar dan kami tau apa yang harus dilakukan. Untuk berkembang bukanlah soal poin atau statistic, terkadang anda bisa bermain lebih baik tanpa perlu menang.”

Guardiola mengaku dirinya tidak ingin mencoba mendapatkan poin yang sangat tinggi. Hanya satu poin lebih saja sudah cukup baginya, karena sang pelatih yakin poin bukanlah segalanya dalam Premier League.
“Tim yang lain bergerak naik dan turun, kami akan mencoba untuk menang dengan satu poin lebih dari pada yang lain.”
Musim lalu terdapat konsekuensi terhadap berbagai hal, rekor yang akan kami pecahkan, tetapi merupakan kesalahan besar untuk berpikiran soal poin hari demi hari.”

“Hari ini kami berlatih, kami berlatih dengan baik, itulah tujuannya. Merupakan kesalahan besar untuk berpikir soal musim lalu dan berpikir kami akan menang.”
“Mungkin dalam proses kami menang, mungkin kami tidak menang. Jangan berpikir terlalu banyak soal menjaga gelar, belajar dan berkembang terhadap apa yang kami lakukan pada musim lalu dan anda akan melihat hasilnya.”

Pembatalan Malcom Ke Roma Ternyata Karena Si Agen

Pembatalan Malcom Ke Roma Ternyata Karena Si Agen

Pemain kelahiran Brasil, Malcom kali ini menarik perhatian publik penggemar sepakbola karena dirinya yang batal pindah ke AS Roma. Hal tersebut ternyata terjadi karena keputusan sang agen yang tidak menginginkan Clientnya pergi ke Roma karena masalah pribadi.

Pada bulan lalu, AS Roma beserta dengan Bordeaux telah memberikan pernyataan soal peresmian transfer Malcom. Setelah itu, sama seperti sebagian besar pemain yang baru pindah lainnya, Malcom dijadwalkan akan menjalani serangkaian proses medis setelah tiba di Roma.
Akan tetapi ketika harinya sudah datang dan para penggemar sudah menunggu pemain di bandara, ternyata sosok yang ditunggu-tunggu tidak datang-datang. Alhasil tes medis tidak jadi dibatalkan.
Kemudian beberapa hari berselang, Malcom malah diumumkan menjadi pemain baru Barcelona.

Dan akhir-akhir ini agen Malcom, Leonardo Cornacini sudah buka mulut soal apa yang baru saja terjadi belakangan ini. Dirinya mengatakan tidak jadi membawa Malcom ke Roma karena terdapat masalah pribadi dengan pihak manajemen Roma.
“Sejujurnya kami memilih untuk tidak pergi ker Roma karena mereka bersikap buruk kepada kami,” Ucap Leonardo Cornacini yang dilansir dari Tuttomercatoweb
“Saya dulu sempat mengurus kesepakatan Fuzato, yang mana dirinya merupakan klien saya yang lain. Tetapi Roma malah menutupnya dengan agen lain, meskipun sebenarnya saya sendiri tidak memiliki rasa kesal kepadanya.”
“Jadi singkatnya, hal tersebut adalah tindakan balas dendam.”

Cornacini kemudian mengaku bahwa direktur olahraga Roma, Mochi telah melakukan hal yang serupa dengan kasus Fuzato kepada perjanjian Malcom. Pada akhirnya setelah sang pemain dan sang agen saling berdiskusi, mereka berdua memutuskan untuk membatalkan perjanjian dan pergi ke Barcelona.
“Saya meminta maaf karena sudah mengatakan ini, tetapi inilah yang terjadi. Roma bersikap buruk kepada kami, 10 hari sebelum kesepakatan Fuzato, jadi kami bertingkah yang sama kepada mereka.”
“Dengan sikap yang mereka tunjukkan kepada kami, saya memilih, bersama dengan Malcom, bahwa tujuan yang terbaik bukanlah pergi menuju Giallorossi.”
“Dan lagi, dalam kesepakatan yang sama dengan Malcom, Monchi telah melibatkan perwakilan yang lain. Akan tetapi sekarang, Malcom senang bisa menjadi pendatang baru bagi Barcelona.”

Malcom sendiri telah dimainkan pelatih Barcelona, Ernesto Valverde pada laga Barcelona melawan Roma di International Champions Cup Hari Rabu 1 Agustus minggu lalu. Pada pertandingan tersebut Roma keluar menjadi pemenang dengan skor 4-2. Dan Malcom juga sempat mencetak satu gol pada laga tersebut

Kovacic Semangat Bisa Berada di Chelsea

Kovacic Semangat Bisa Berada di ChelseaPemain gelandang baru Chelsea, Mateo Kovacic mengaku dirinya sangat senang setelah dipastikan akan pindah dari Real Madrid menuju salah satu klub Premier League, Chelsea. Kovacic sendiri datang dikarenakan dirinya merupakan salah satu bagian dari perjanjian kepindahan Thibaut Courtois dari The Blues ke Los Blancos.

Sebelumnya, pemain kelahiran Kroasia tersebut mengaku dirinya ingin mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak lagi. Seperti yang kita tau, Kovacic jarang di mainkan ketika Madrid berada dibawah naungan Zinedine Zidane. Tercatat dirinya hanya pernah tampil di 10 laga La Liga ketika dilatih Zidane.
Alhasil dirinya mengaku senang akhirnya bisa pindah dan yakin Chelsea akan menjadi tempat untuk mewujudkan ambisinya.

Meskipun Kovacic pindah akan tetapi pemain tersebut tidak pindah sebagai pemain permanen. Dirinya pindah sebagai pemain pinjaman tanpa adanya kalusul pembelian pada akhir masa peminjaman.
Hal tersebut berarti Kovacic harus pulang kembali ke Madrid pada akhir musim. Alhasil beberapa penggemar Chelsea jadi tidak senang dengan kepindahan Kovacic, karena mereka mengira klubnya baru saja diremehkan.

Disisi lain, Kovacic mengaku dirinya sangat antusias berada di Chelsea, serta siap untuk memberikan kemampuan terbaiknya untuk Chelsea.

Dirinya juga mengaku pertama kali bermain di klub baru pasti sulit. Tetapi dirinya yakin para rekan beserta pelatih barunya akan membantu dirinya dalam menyesuaikan diri di klub.

“Saya sangat senang dan antusias bisa berada di sini di Chelsea.”Ucap Kovacic yang dilansir dari Diario AS.

“Ini adalah perasaan yang luar biasa. Saya akan memberikan yang terbaik untuk klub ini. Ini merupakan liga yang baru bagi saya, awalan selalu sulit, tetapi saya yakin pelatih saya dan rekan setim saya akan membantu saya untuk mendapatkan musim yang luar biasa.”

Direktur Chelsea, Marina Granovskaia juga menyempatkan diri untuk menyambut Kovacic. Dirinya yakin sang pemain merupakan pilihan yang tepat untuk gaya permainan Sarri.

“Kami sangat senang bisa menyambut Mateo dalam keluarga Chelsea. Dia merupakan pemain yang cocok untuk kami pada musim ini.” Ucap Marina.

“Gaya bermainnya cocok dengan rencana Maurizio tentang bagaimana timnya ingin bermain dan kami yakin dia membuktikan diri serta menjadi asset yang berharga bagi klub.” Lanjutnya.

Sementara itu, Kovacic sendiri perlu bersaing terlebih dahulu dengan gelandang lain seperti Cesc Fabregas dan Ross Barkley untuk mendapatkan tempat yang dia inginkan.