Stadion Speseal Bagi Barcelona dan Kembali Meraih Kemenangan

Perolehan kemenangan Barcelona ketika melawan Tottenham Hotspur di kompetisi ajang fase grup Liga Champions memberikan bukti jika Stadion Wembley masih menjadi lapangan yang spesial untuk tim yang berasal dari Catalan itu.
Dengan menjalani kompetisi Grup B, pada hari Kamis (4/10/2018) dinihari WIB, Barcelona meraih kemenangan dengan perolehan skor 4-2 usai berhasil unggul dua gol terlebih dulu pada paruh pertama pertandingan yang dicetak melalui tembakan Philippe Coutinho dan Ivan Rakitic.
Opta mencatat, torehan gol Rakitic tersebut menjadi torehan gol yang ke-600 Barcelona pada ajang Liga Champions yang juga termasuk ketika masih bernama Piala Champions sebelum tahun 1992. Dua gol dari pemain Lionel Messi berhasil menambahkan perolehan gol Barca yang sekarang sudah berhasil memperoleh sebanyak 602 gol.
Rekor mengesankan tersebut berhasil dicatatkan Barca pada kompetisi yang digelar di stadion yang sudah dimana mereka telah memenangi dua trofi Liga Champions. Pertama, ketika Barcelona berhasil kalahkan Sampdoria 1-0 melalui sepakan Ronald Koeman di tahun 1992 lalu.
Sudah hampir selama 20 tahun berlalu Barca akhirnya kembali menjabat sebagai raja Eropa di London setelah berhasil menyingkirkan Manchester United dengan perolehan skor 3-1 pada babak final Liga Champions 2011.
“Semua dari kami menyadadari akan sejarah Barcelona ketika bermain di stadion ini. Stadion Wembley sudah berhasil memberikan klub ini banyak keberhasilan,” papar Rakitic. “Semoga kompetisi ini bakal membuahkan hasil yang sama baiknya kepada kami,” katanya sebelum menjalani kompetisi.
Kemenangan yang diraih ketika kontra Spurs sekaligus berhasil mengokohkan kedudukan Barca di posisi puncak klasemen Grup B Liga Champions, dengan berhasil mengantongi sebanyak enam poin dan surplus enam gol. Sedangkan, Spurs yang kin menghuni di posisi ketiga dengan kerap mengalami kekalahan pada dua kompetisi.

Pertama Bertemu, Chelsea vs Vidi Bertemu di Liga Europa

Chelsea bakal berhadapan dengan Vidi pada kompetisi matchday kedua Liga Europa subuh nanti. The Blues bakal menjalani kompetisi kontra tim yang berasal dari Hungaria yang suka gonta-ganti nama klubnya.
Kompetisi Chelsea kontra Vidi bakal dilangsungkan di Stamford Bridge, London, pada hari Jumat (5/10/2018) dini hari WIB. Kompetisi ini bakal menjadi kompetisi yang pertama antar kedua tim. Chelsea yang sebelumnya tidak pernah satu kalipun berhadapan dengan sang wakil Hungaria pada pertandingan ajang Eropa.
Bagi Vidi, panggung pertandingan ajang Liga Europa bukan sesuatu yang asing lagi bagi mereka. Mereka yang kali pertamanya bertanding di kompetisi ini di tahun 1985, pada saat itu mereka berhasil meraup jabatan runner up Piala UEFA. Dulunya, tim Vidi masih bernama Videoton Sport Club tersebut dikalahkan oleh tim Manchester United pada babak perempatfinal melalui adu penalti.
Yang mulanya, Vidi bernama Vadásztölténygyári SK. Sejak tahun 1968, mereka akhirnya mengganti julukan tim mereka menjadi Videoton. Julukan tersebut didapat dari sebuah perusahaan Hungaria yang merupakan pemilik pribadi Contract Electronics Manufacturer (CEM).
Vidi sendiri rupanya suka menggonta ganti nama klubnya. Pada musim ini saja, Vidi sudah mengganti nama timnya lagi menjadi MOL Salah Vidi FC, yang sebelumnya bernama MOL Vidi FC. Dan sudah tercatat, mereka telah mengganti namanya sebanyak 18 kali.
Keberhasilan Vidi di ajang Liga Hungaria digapai pada musim 1975/1976, yang pada saat itu finis di urutan runner up. Dan kejuaraan pertama baru diperoleh di musim 2010/2011. Dengan total mereka meraih kemenangan sebanyak tiga kali juara liga yang sebagaimana dua gelar lainnya diperoleh di musim 2014/2015 dan 2017/2018.
Berdasarkan catatan dari situs UEFA, masih belum terdapat klub Hungaria yang dapat bertahan pada fase grup Liga Europa. Vidi pun yang tengah diimang-imangkan keberhasil Vasac FC yang menjadi sang semifinalis Juara Klub Eropa yang merupakan format lama dari Liga Champions 1957/1958 serta MTK Budapest yang dapat menuju ke babak final UEFA Cup Winners Cup 1963/1964.
Pada kompetisi matchday pertama, Vidi mengalami kekalahan dengan perolehan sekor 0-2 ketika melawan BATE, sedangkan Chelsea meraih kemenangan 1-0 kontra PAOK. Bagaimana hasil kompetisi dari dini hari nanti?

Peringatan Yaya Toure Kepada AC Milan

AC Milan bakal menjalani kompetisi melawan Olympiakos di gelaran matchday kedua Liga Europa. Sang pemain gelandang Olympiakos, Yaya Toure, memberikan peringatakan kepada calon rivalnya supaya tidak memandang remeh tim mereka.
Milan yang akan kontra Olympiakos di gelar di San Siro, Kamis (4/1/2018) pada kompetisi ajang matchday kedua Grup F Liga Europa. Sebagaimana di matchday pertama, kedua tim mengalami kekalahan dengan perolehan hasil yang tak sama, sebagaimana Milan menang 1-0 kontra F91 Dudelange sedangkan Olympiakos bertanding imbang vs Real Betis dengan skor kacamata 0-0.
Dengan hasil yang dicatat, kedua skuad ini memiliki laju yang tidak berbeda jauh pada musim ini. Milan berhasil meraih tiga kemenangan dan perolehan hasil seri dari enam kompetisi terakhir yang mereka lakoni.
Sedangkan Olympiakos melakoni enam kompetisi terakhirnya dengan perolehan sebanyak tiga kemenangan, dengan dua hasil seri, serta satu kali kekalahan yang dialami mereka di ajang pertandingan Liga Super Yunani pada akhir pekan kemarin.
Toure, yang pada musim ini menjadi anggota pemain dari tim Olympiakos usai dirinya dulu sempat memperkuat tim ini di musim 2005-2006, dan dengan mengingatkan Milan jika skuadnya dapat menyulitkan mereka.
“sekarang merupakan moment yang pas dapat kembali ke sini, namun yang paling penting bagi saya ialah tim dapat memberikan kompetisi serta perolehan hasil yang oke,” paparnya di konferensi pers.
“Kami sangat mengetahui jika kami memiliki tim yang besar dan kami ialah sebuah tim dengan banyak pemain yang bertalenta. Kami berkeinginan untuk menjalani kompetisi yang oke, kami merasa bangga dengan tim kami sekarang ini dan kami tidak sabar memberikan perlawanan dan bermain dengan baik,” sambungnya.

Pengakuan Liverpool Terhadap Napoli

Liverpool mesti mengakui kehebatan dari tim Napoli ketika menjalani kompetisi di ajang pertandingan Liga Champions dini hari tadi. Sang pemain gelandang Georginio Wijnaldum meminta kepada tim The Reds mesti belajar.
Liverpool yang mengalami kekalahan dengan perolehan skor tipis 0-1 vs Napoli ketika jalani kompetisi tandang ke San Paolo, Kamis (4/10/2018) dini hari WIB. Peorlehan gol yang berhasil ditorehkan Lorenzo Insigne pada menit ke-90.
Di kompetisi tersebut, Liverpool tak bisa berkutik ketika melawan sang tim tuan rumah. Mohamed Salah dengan rekan setimnya tidak bisa banyak menciptakan kesempatan, dan malah kejebol pada menit akhir.
Wijnaldum tidak memperlihatkan jika Liverpool sangat kecewa dengan kekalahan yang dialaminya itu. Akan tetap, dirinya timnya agar dapat belajar dari kekalahan pada kompetiisi penting semacam itu.
“Anda mesti bakal merasa sangat kecewa pada saat mengalami kekalahan. Kami tak bermain dengan bagus dan mereka pantas untuk meraih kemenangan itu. Mereka memiliki kesempatan yang oke sebelum akhirnya terciptanya gol,”
“Mereka bermain dengan lebih tenang dibanding dengan kami ketika menguasai bola. Mereka tetap bermain dengan bertahan dengan baik dan dapat menghentikan kami dalam menciptakan kesempatan. Ini bukan hari yang oke bagi kami. Mereka pantas untuk menang.”
“Ini merupakan sebuah kompetisi yang bagus untuk dipelajari. Hal tersebut yang dapat kami perbuat. Kami bakal membuat Analisa mengenai kompetisi dan melihat apakah bisa melakukannya lebih oke sebaik mungkin.”
“Kami mengetahui apa yang dapat kami perlihatkan, kami masih memiliki kepercayaan. Namun ini merupakan sebuah bagaimana suatu hal tak berlalu. Ini pelajaran penting bagi kami supaya dapat menjadi agar lebih baik Kami mesti menjadikannya pelajaran dan mesti menerapkannya,” jelasnya.

Gol Mauro Icardi Membantu Kemenangan Inter Milan

Sebuah pencapaian dilakukan oleh Mauro Icardi ketika diirnya membantu Inter Milan mengalahkan PSV Eindhoven dengaan perolehan skor 2-1 pada kompetisi ajang grup Liga Champions. Icardi yang menjadi pengikut dari jejak pendahulunya, yakni Adriano.
Penyerang Argentina tersebut menentukan kemenangan Inter ketika mereka menjalani kompetisi tandang ke Stadion Philips, pada hari Kamis (4/10/2018) dinihari WIB. Pablo Rosario yang berhasil menjadi pembuka gol dari tim tuan rumah dengan torehan golnya pada kompetisi berlangsung di menit ke-27, sebelum Radja Nainggolan menyetarakan kedudukan menjelang jeda turun minum.
Pada babak kedua, Icardi yang menyusuri bola rebound dari hasil tendangan Matias Vecino dengan sepakan first-time dari area D yang berhasil melesat melalui sudut bawah gawang PSV. Nerazzurri menunggu di depan, keunggulan yang bertahan hingga kompetisi berakhir.
Bagi Icardi, gol tersebut merupakan torehan gol ketiganya pada tujuh pertandingan yang dijalaninya di musim 2018/19. Pada ajang Liga Champions, striker tersebut berhasil mengantongi dua gol usai berhasil menjebol gawang Tottenham Hotspur pada kemenangan yang diraih Inter 2-1 di matchday 1.
“Aku yang selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik kepada tim dan membantu pada saat apapun,” kata Icardi setelah kompetisi telah berakhir.
“Kami yang telah mengetahui jika kami mesti terus bertahan padamenit-menit akhir sebab mereka bermain dengan oke pada saat bola berada di kotak penalti dan dapat menciptakan kekacauan.”
Icardi yang menjadi pemain Inter Milan pertama yang berhasil torehkan gol pada dua kompetisi pertama Liga Champions. Pencapaian tersebut baru terjadi lagi semenjak Adriano melakukan hal yang sama di musim 2004/05 atau pada 13 tahun silam.
Esk dari pesepakbola berasal dari Brasil tersebut kerap membobol gawang rival pada tiga kompetisi pertama Inter di ajang Liga Champions. Adriano yang menjebol Werder Bremen sebanyak dua gol, dan secara masing-masing dijebol satu gol ke gawang Anderlecht dan Valencia.

Rene Meulensteen Yakin dengan Kemampuan Jose Mourinho

Rene Meulensteen sekarang ini mendukung penuh Jose Mourinho. Dirinya juga benar-benar yakin bila Mourinho akan dapat mengantarkan klub Manchester United masuk ke jalur terang mereka lagi. Yang sekarang ini memang sedang melalui masa-masa yang buruk. Jose Mourinho yang menjadi coach dari klub Manchester United di 2016 yang lalu.
Dua tahun karier dirinya bersama dengan MU memang dapat dikatakan sangat berhasil, dimana dirinya yang berhasil mempersembahkan tiga trofi kepada setan merah plus finish dalam runner up liga musim silam. Tetapu sekarang ini Mourinho sering diisukan akan diberhentikan dari jabatannya menjadi pelatih United. Lantaran setan merah yang sudah beberapa kali mendapatkan hasil buruk.
Tetapi Rene Meulensteen masih tetap yakin bila Mourinho dapat mempersembahkan penghargaan untuk Old Trafford pada masa yang akan datang. “Mourinho merupakan seorang coach yang mempunyai keahlian. Dirinya benar-benar perhitungan dan dirinya sangat mudah untuk ditebak,” papar Meulensteen.
Meulensteen sendiri juga mengungkapkan dirinya memang benar-benar kagum dengan taktik yang dimainkan oleh Mourinho untuk menghandel skuadnya dan dirinya juga benar-benar yakin cepat ataupun lambat mourinho akan bisa memberikan penghargaan yang lebih pada masa yang akan datang.
“Dirinya mengasuh skuadnya itu dengan luar biasa. Ia juga mempunyai keinginan agar skuadnya bisa mengatur kekuatan skuad lawannya dengan sebisa mungkin.”
“dan juga dirinya yang tak ingin terdapat kesempatan yang terbuang sia-sia. Pada saat mereka maju menyerang, dirinya sangat ingin agar skuadnya itu dapat mengeksploitasi titik lemah yang diperlihatkan oleh skuad lawan mereka.”
Rene Meulensteen sendiri benar-benar optimis para supporter United sekarang ini harus sedikir sabar dengan Mourinho, dimana dia pastikan eks juru taktik dari klub Madrid ini akan dapat mengantarkan klub setan merah mendapatkan juara kembali.

Inter Milan Terus Merayu MU Untuk Melepas Anthony Martial

Inter Milan yang sampai sekarang masih belum menyerah dalam pengincaran memboyong striker sayap Manchester United Anthony Martial. La Beneamata bakal kembali mencoba lagi untuk memboyong pemain Martial pada bulan Januari mendatang.
Martial yang telah masuk dalam list pemain yang diincar oleh Inter Milan semenjak bursa transfer musim panas kemarin. Namun, yang sangat disayangkan pada saat itu pelatih MU Jose Mourinho tidak ingin menjual pemain berkebangsaan Prancis tersebut.
Dan ternyata nasib Martial pada awal musim 2018-2019 juga tak ada perubahan. Dirinya yang lebih banyak menjadi pemain cadangan oleh Mourinho sebab yang selalu kalah saing dengan pemain Alexis Sanchez, Marcus Rashford serta Jesse Lingard.
Kondisi ini yang menyebabkan Martial tampak sangat gelisah. Dirinya diberitakan memiliki keinginan untuk hengkang dari Old Trafford di musim dingin mendatang. Dengan mengetahui kabar tersebut, Inter Milan dikabarkan tengah berjuang untuk merayu Manchester United supaya berkenan untuk menjual Martial.
Inter yang berkeinginan untuk memboyong Martial di bulan Januari mendatang. Mereka yang bahkan sudah siap untuk mengeluarkan dana lebih dari 30 juta euro untuk membeli mantan pemain AS Monaco tersebut.
Kemampuan yang dimiliki Martial diperlukan oleh Inter Milan guna dalam menambah daya gedor skuadnya saat ini. Striker anyar milik Inter Matteo Politano perform kurang mengesankan pada awal musim ini.
Kalau berhasil diboyong pada Januari mendatang, Martial tetap dapat membela Inter pada ajang pertandingan Liga Champions berkat terdapatnya peraturan terbaru yang dikeluarkan oleh UEFA.

Karateka Cantik Polandia Istri Robert Lewandowski

Seorang karateka cantik yang berasal dari negara Polandia, yakni Anna Stachurska adalah pendamping hidup dari pemain penyerang klub Bayern Munchen, Robert Lewandowski.
Wanita yang lahir pada tanggal 7 September 1988 tersebut ialah sang peraih juara karate di Polandia dengan berhasil meraih sebanyak 29 kali. Dengan kelihaian Anna berhasil membius pesepakbola Lewandowski dan mereka menikah pada tanggal 22 Juni 2013.
Sebagai rasa cintanya kepada Anna, Lewandowski memperlihatkan rasa bangganya dapat menikahi Anna dan menjadi pendamping hidupnya. Lewandowski yang memberikan ucapan mesra di caption akun Instagram pribadi yang dipostnya kepada sang istri itu.
“Kamu merupakan cintaku, inspirasiku, dan panutanku serta juga teman yang paling mengerti diriku,” tulis Lewandowski di caption foto yang di uploadnya dan juga menandai akun Anna.
Selain dengan dirinya yang jago karate, Anna juga merupakan sosok yang sangat bijaksana. Anna merupakan motivasi paling besar Lewandowski tiap kali dirinya menjalani pertaningan dengan bersama Bayern Munchen maupun Polandia.
“Aku sangat kagum dengan dirimu yang selalu tampil apa adanya. Kamu terihat sangat cantik, punya jiwa bijaksana dan juga baik, kamu yang selalu memberiku kekuatan, yang selalu memotivasi dan memberikanku arahan dalam segala tindakan, aku selalu mengharapkan yang terbaik untukmu sayangku,” tulis Lewandowski.
Rumah tangga antara Lewandowski dengan Anna memang termasuk dalam rumah tangga yang harmonis dan awet. Keduanya juga terlihat sangat mesra di beberapa kesempatan. Keduanya juga sangat jarang digosipkan tentang hal negatif selama sekitar lima tahun dalam menjalni hubungan rumah tangga. Hubungan keduanya sudah dikaruniai oleh seorang putri yang bernama Klara Lewandowski.

Paul Pogba dan Maria Zulay Salaues Dikabarkan Sudah Tunangan

Pemain dari klub Manchester United, Paul Pogba, sekarang ini tengah menjalin hubungan serius bersama model seksi, Maria Zulay Salaues. Sejoli ini diberitakan telah melakukan proses tunangan.
Maria Zulay Salaues yang lahir di tahun 1996 dan berpaspor negara Bolivia. Sekarang ini, dirinya menetap di Amerika Serikat. Maria dulunya sempat menempuh pendidikan di Universitas Bolivia, jurusan Bisnis Administasi.
Akan tetapi, dirinya tidak menyelesaikan kuliahnya dan akhirnya pindah ke California, Amerika Serikat. Dengan tinggal di California, dirinya bekerja menjadi agen real estate.
Maria hingga kahirnya resign dari pekerjaan itu dan berpindah bidang menjadi seorang model.
Pogba dan Maria pada awalnya ketahuan jalan bareng di Los Angeles pada saat musim panas 2017. Ketika itu, Pogba tengah tengah memperkuat klub Manchester United di International Champions Cup.
Disebabkan oleh komitmen pekerjaan, Maria waktu itu lebih banyak menetap di Miami, walau dirinya sudah sejumlah kalinya tampak hadir di Kota Manchester.
Maria juga tampak hadir di ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang dilangsungkan di Rusia. Dirinya datang dan menjadi suporter Pogba yang saat itu memperkuat Tim Nasional Prancis. Maria yang kerap duduk di sebelah ibu kandung Pogba. Tidak cuma itu saja, pada musim kemarin Maria juga sejumlah kali tampak hadir di Old Trafford dan memberikan dukungan kepada sang pacar.
Sejumlah media dari Inggris memberikan laporan jika sejoli ini sudah bertunangan di ajang Piala Dunia lalu.
Berita ini muncul usai terlihat Maria memakai cincin berlian di ajang Piala Dunia. Akan tetapi, Pogba tidak pernah memberikan konfirmasi mengenai kebenaran hal itu.

Mourinho Menyangkal Rumor Dirinya Menolak Pembelian Cristiano Ronaldo

Jose Mourinho, yang merupakan pelatih dari klub Manchester United, menyangkal mengenai rumor tentang dirinya yang menolak untuk membeli pemain Cristiano Ronaldo ketika berlangsungnya bursa transfer di musim panas ini.
Ronaldo yang sudah berhasil mencatatkan sebanyak 450 gol pada 438 performanya kepada Real Madrid sebelum akhirnya dirinya hengkang ke Juventus pada perjanjian kotrak dengan nilai sebesar £90 juta bulan kemarin.
Pemain internasional milik Portugal tersebut kerap dirumorkan akan kembali ke Manchester United selama berada di Bernabeu, usai dirinya menyandang sebagai pemain top di Old Trafford semenjak hengkang dari Sporting Lisbon.
Benar adanya, Ronaldo sanggup mencetak sebanyak 118 gol yang dipersembahkan kepada Setan Merah selama enam musim menjadi pemainnya klub Inggris tersebut dan para suporternya masih berharap Ronaldo bisa lebih baik lagi.
Sepanjang akhir mingggu kemarin, tersebar rumor mengenai Mourinho sudah menyatakan kepada para dewan klub untuk tak membeli Ronaldo selama berlangsungnya bursa tranfer musim panas, namun petinggi Manchester United tersebut bersikeras tak pernah melakukannya.
“Mengenai masalah transfer Cristiano tak pernah sekalipun proposalnya sampai pada tangan saya, lebih lagi tentang saya menyatakan iya maupun tidak,” papar Mourinho pada wartawan. “Cristiano menjadi bagian dari tim kami, hal itu tak pernah ada di tangan saya.”
Manchester United yang berhasil balik lagi ke jalur kemenangan di ajang Liga Primer Inggris usai berhasil menyingkirkan Burnley, pada pertandingan yang dilangsungkan pada hari Minggu 2 september kemarin.